Sesi dongeng kali ini malah diambil alih oleh Kaysan. Saat saya sedang memulai dongeng yang ingin saya sampaikan, Kaysan malah mengusulkan tema lain. Ketika saya katakan saya belum tahu cerita yang ia maksud, ia malah mengatakan ia saja yang akan mendongeng. Hehe...
Ia bercerita tentang ikan mujair. Ada seekor ikan mujair yang secara fisik berbeda dengan ikan mujair lainnya. Bibirnya tebal sehingga ia sering diperlakukan tak pantas oleh teman-temannya yang lain hanya karena fisiknya berbeda dengan ikan mujair pada umumnya. Ikan mujair itu sedih tapi ia berusaha menahan diri supaya tidak menangis.
Keesokan harinya, ikan-ikan sedang bermain. Lalu ternyata ikan mujair yang berbeda itu adalah ikan yang sangat pintar. Ia hafal huruf-huruf sementara teman-temannya belum bisa. Ikan mujair itu dengan senang hati mengajarkan teman-temannya. Ia tetap berbuat baik pada teman-teman yang kemarin mengejeknya. Pesannya adalah kita tidak boleh menghina fisik teman kita hanya kareana berbeda dengan kita. Karena teman kita itu ternyata anak yang baik dan sangat pintar yang mengajarkan hal-hal baru kepada kita.
Hehe, alhamdulillah, hari ini saya libur mendongeng dan malah didongengi oleh Kaysan. Oya, Kaysan memang anak yang sedang bercerita. Jadi ketika ada sesi dongeng yang hampir jadi rutinitas setiap hari, ia sangat senang sekali.
Love,
dienemon
#HariKe9
#Tantangan10Hari
#GameLevel10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
Tidak ada komentar:
Posting Komentar