Minggu, 09 September 2018

Grab Your Imagination (6)

Dongeng sebelum tidur kali ini diilhami peristiwa yang cukup membuat hati ini tak enak di sore hari. Saat itu saya dan suami sedang beraktifitas di dapur dan lengah tak mengawasi anak-anak yang bermain di luar, Kaysan dan teman-temannya. Menjelang magrib, suami keluar untuk memanggil Kaysan masuk ke rumah. Saat itu suami melihat Kaysan sedang bersepeda dan anak-anak lain sedang mengerubuti dua buah markisa yang suami tahu itu berasal dari pohon markisa tetangga di sebelah rumah. Saat ditanyakan kepada anak-anak, mereka saling menyalahkan dan akhirnya buah markisanya ditinggal begitu saja. Menurut Kaysan tadi dia sempat ikut memegang-megang saat buah markisanya masih ada di pohonnya tapi tak ikut mencabutnya.

Berawal dari sana, saya akhirnya bercerita tentang sekelompok kelinci yang sedang bermain bersama. Mereka bermain petak umpet. Salah satu kelinci bersembunyi terlalu jauh dan ternyata ia bersembunyi di sebuah kebun wortel milik Pak Tani. Karena tak kunjung ditemukan, ia jadi tertarik melihat pohon-pohon wortel yang begitu segar. Ia pun akhirnya tergoda untuk mencabut salah satu pohon wortel. Saaat hendak memakan wortel tersebut, ia berhasil ditemukan oleh teman-temannya.

Belum sempat ia menggigit wortel yang telah dicabutnya, teman-temannya bertanya dari mana ia mendapat wortel tersebut. Akhirnya ia menjawab bahwa ia mencabutnya dari kebun milik Pak Tani. Teman-temannya kaget dan langsung menasehati teman mereka itu. Kelinci itu pun segera sadar bahwa perbuatannya itu salah. Teman-teman kelinci itu pun menyarankan agar dia menemui Pak Tani dan meminta maaf. Mereka bersedia untuk mengantar. Mereka pun menemui Pak Tani yang kebetulan sedang beristirahat di sekitar kebun. Kelinci yang telah mencabut wortel itu pun menceritakan semua yang terjadi kepada Pak Tani. Ia meminta maaf. Pak Tani yang baik hati memaafkan apa yang diperbuat oleh kelinci itu. Ia meminta sang kelinci untuk tak mengulangi perbuatannya. Dan karena ia dan teman-temannya sudah berani jujur dan mau meminta maaf, Pak Tani malah memberi hadiah kepada kelinci-kelinci itu. Mereka dibolehkan untuk mengambil wortel yang ada di kebun. Masing-masing mendapatkan satu buah wortel.

Setelah kisahnya berakhir, saya mengulang-ngulang pesan yang ingin saya sampaikan. Bahwa mengambil barang milik orang lain adalah mencuri dan itu tidak dibenarkan oleh aturan manapun, terlebih aturan syariat Islam. Dan saya katakan Kaysan harus juga bisa saling mengingatkan dengan teman-temannya.

Love,
dienemon

#HariKe6
#Tantangan10Hari
#GameLevel10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination


Tidak ada komentar:

Posting Komentar