Cerita kali ini lagi-lagi berhubungan dengan buku Ensiklopedi Bocah Muslim. Kemarin kaysan minta dibacakan kisah tentang Ka'bah.
Cerita dimulai dengan ilustrasi gambar Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang sedang membangun Ka'bah. Kaysan sudah tahu cerita ini sebelumnya dari buku yang lain, yaitu Kisah 25 Nabi dan Rasul. Ada juga sekilas cerita tentang Raja Abrahah dan pasukan gajah yang ingin menghancurkan Ka'bah. Cerita ini pun sudah ia dapat sebelumnya di bagian buku yang lain dan juga dari buku fabel.
Di halaman selanjutnya, dibahas mengenai bagian-bagian Ka'bah. Ada nama dan keterangan yang diberikan disana. Saya pun membacanya satu per satu. Mulai dari kiswah, pintu Ka'bah, tembok Ka'bah, Mizab Rahmah, Al Hatim.
Lalu tibalah saat saya menyebutkan Maqam Ibrahim, yaitu tempat berdirinya Nabi Ibrahim ketika membangun Ka'bah. Tempat selanjutnya Hijir Ismail, yaitu tempat Nabi Ismail berdiri saat membantu Nabi Ibrahim membangun Ka'bah. Saya sengaja membacakannya berurutan. Agar lebih mudah untuk Kaysan memahami. Setelah menyebutkan dua hal tersebut, saya menyebutkan bagian yang lain, yaitu Hajar Aswad.
Sebelum membacakan apa itu Hajar Aswad, saya coba bertanya pada Kaysan
"Kaysan tau ngga hajar aswad itu apa?"
Lalu dia memberi jawaban yang membuat saya tertawa.
"Eh aku tau mi, hajar aswad berarti tempat berdirinya ibunya Nabi Ismail ya!"
"Hah? Bukan, Kei..."
"Ih bener mi, kan kaya yg tadi namanya (Maqam Ibrahim, Hijir Ismail). Terus kan namanya ibunya Ismail kan Siti Hajar. Jadi hajar aswad teh tempat berdirinya ibunda hajar."
Saya tak bisa menahan tawa sekaligus kagum karena Kaysan sudah belajar mengasosiasikan. Karena dua tempat sebelumnya yang saya sebutkan adalah "tempat berdirinya ...", maka hajar aswad pun dianggap seperti itu. Dan karena ada kata Hajar disana, jadi Kaysan mengambil kesimpulan kalau hajar aswad adalah tempat berdirinya ibunda Hajar. Hihi....
Membaca itu memang jadi gudang ilmu. Kaysan banyak belajar dari membaca. Proses seperti mengasosiasikan, menyimpulkan seperti kasus di atas adalah salah satu contoh manfaat dari membaca. Semoga dengan semakin sering membaca buku, Kaysan juga semakin belajar banyak hal.
Love,
dienemon


Tidak ada komentar:
Posting Komentar