Kamis, 31 Mei 2018

Semua Anak adalah Bintang (9)

Pada catatan sebelumnya, saya menuliskan cerita tentang Kaysan yang sangat senang memakai kartu pengenal lalu disempurnakan dengan pakaian yang mendukung penampilannya menjadi seperti seorang pekerja kantoran. Nah, selain berseragam sebagai pekerja kantoran, ada satu lagi seragam yang sering sekali dia pakai. 

Seragam yang ini terdiri dari celana panjang, sarung tangan, kacamata hitam, topi, sebuah alat semacam senjata, kaos kaki dan sepatu. Biasanya naik sepeda atau mobil-mobilan plastik. Lalu jadi apakah itu? Paling sering menjadi polisi, tentara, di lain kesempatan jadi pemadam kebakaran, bisa juga menjadi montir. Hahaha.. Tergantung Kaysan sedang ingin menjadi apa.

(Dalam video ini dia tidak memakai celana panjang karena tak berhasil menemukannya. Juga tidak memakai topi karena tidak membawanya ke rumah nenek)


Semua kelengkapan "seragam" ini dia pakai sendiri. Padahal biasanya celana, sarung tangan itu harus dibantu dipakaikan jika dalam kondisi normal. Tapi jika ia sedang bermain peran, dia akan mengambil sendiri celana dari lemari lalu berusaha memakainya sendiri. Begitu juga dengan sarung tangan, kaos kaki dan sepatu. Semuanya ia pakai sendiri. 

Kaysan sangat sering bermain peran seperti ini. Dia selalu antusias saat bermain menjadi polisi atau tentara atau pemadam atau montir ini. Mungkin salah satunya adalah profesi yang menjadi cita-citanya Kaysan? Bisa jadi. Hehe...
Sekali lagi ummi coba bisa mendoakan dan mendukung kamu, Kei...
Profesi apapun yang kamu pilih nanti, semoga tetap membawamu dalam keridhoan Allah.
Aamiin.

Love, 
dienemon

Tidak ada komentar:

Posting Komentar