Dalam seri buku Ensiklopedi Bocah Muslim, ada satu buku yang berisi beragam ide permainan dan percobaan. Kaysan sangat senang membolak-balik halaman buku ini. Mengajak saya mencoba permainan dan percobaan ini dan itu.
Kemarin waktu kami pergi ke sebuah supermarket dan melewati rak bahan kue, Kaysan melihat pewarna makanan. Seketika dia pun meminta saya untuk membelinya. Saya yang memang sudah berjanji akhirnya membeli dua botol kecil pewarna makanan.
Sesampainya di rumah, Kaysan tak sabar untuk bermain-main dengan pewarna tersebut. Karena belum ada ide lain, jadi kali ini dia hanya ingin mencoba mencampur-campur warna saja. Dia menyiapkan semuanya sendiri. Saya hanya memberitahunya alat mana yang sebaiknya ia siapkan. Saya memintanya mengambil gelas atau mangkok plastik saja supaya lebih aman digunakan (menghindari pecah).
Setelah semua siap di teras rumah, mulailah ia meneteskan pewarna ke dalam gelas-gelas yang sudah disiapkannya. Mengaduk-aduk, bercerita sendiri. Lalu satu waktu, dia meneteskan pewarna kuning tepat di gelas yang juga berwarna kuning.
"Ummi, ini udah dikasih pewarna sama aku yang warna kuning, tapi kok warna airnya ngga berubah yah, kenapa yah?"
Saya tak langsung menjawab. Saya malah balik bertanya
"Ayo, kenapa coba? Kira-kira Kaysan tau ngga alasannya kenapa airnya ngga keliatan kuning?"
Kaysan tampak berpikir...
"Oh, aku tau mi! Karena warnanya sama dengan gelasnya, jadi ngga keliatan"
"Nah, betul!!! Coba kalau Kaysan pindahin ke gelas yg lain, pasti warna air kuningnya keliatan"
"Oh iya mi bener"
Alhamdulilah, dalam kegiatan permainan kali ini saya melihat Kaysan sudah makin terlihat kemampuannya dalam berpikir logis. Sudah mulai bisa tahu sebab-akibat. Semoga makin penasaran dengan percobaan yang lain, supaya kamu jadi semakin banyak tahu ya Kei...
Love,
dienemon

Tidak ada komentar:
Posting Komentar