Kamis, 31 Mei 2018

Semua Anak adalah Bintang (2)

Aktifitas menggambar dan mewarnai sepertinya tidak terlalu menarik bagi Kaysan. Bisa jadi saya yang kurang memberikan stimulus. Tapi suatu hari ketika saya mengajaknya untuk menggambar, dia menggambar beberapa bentuk yang membuat saya cukup terkejut. Mengapa terkejut? Karena bentuknya tidak asal dan saya pun bisa menebak dia sedang menggambar apa. Saat itu, dia menggambar sebuah bis, seekor kelinci dan seekor buaya. 

Wah, ternyata dia bisa! 

Setelah peristiwa itu, saya lebih sering mengajaknya untuk menggambar atau mewarnai. Tapi ketika waktunya mewarnai, Kaysan terlihat kurang percaya diri. Seingat saya, saya tidak pernah memaksa dia untuk mewarnai dengan rapi. Tapi mungkin dia melihat orang lain atau mungkin melihat di YouTube. Sehingga dia selalu meminta saya yang mewarnai supaya hasilnya rapi. 

Saya mencoba membangkitkan rasa percaya dirinya. Tapi masih belum berhasil. 

Sampai kemarin, dia mengatakan ingin menggambar di kalender bekas. Lalu saya lihat dia membuat bentuk abstrak. Ketika saya tanya, dia menjawab:

"Aku teh lagi buat pinggirannya dulu ummi. Abis ini aku mau mewarnai dalemnya."

Wah, saya rasa ini sebuah kemajuan..

Betul saja, setelah membuat bentuk abstrak yang dia sebut sebagai pinggirannya, dia mulai mewarnai bagian dalam gambar tersebut. Kali ini dia tampak tak peduli hasilnya akan rapi atau tidak. Yang jelas saya lihat dia semangat sekali mewarnainya. Sampai akhirnya bagian dalam gambar tersebut selesai diwarnai semua. 

Alhamdulilah, kamu berhasil mengalahkan rasa tak percaya diri itu, Kei! 


Coretan berwarna biru itu katanya tulisan dokter. Dia melihatnya di YouTube 😂

Love,
dienemon
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar