Kamis, 31 Mei 2018

Semua Anak adalah Bintang (7)

Rumah mungil kami hanya memiliki dua kamar tidur. Sampai saat ini kamar yang benar berfungsi sebagai kamar tidur baru satu saja, yaitu kamar depan. Mengapa? Karena Kaysan masih tidur bersama kami.

Mengingat usianya yang terus bertambah dan akan memasuki usia 5 tahun di bukan Oktober nanti, kami pun mulai sounding agar nanti usia 5 tahun ia akan tidur sendiri di kamar belakang, yang memang sudah kami sebut sebagai kamar miliknya.

Sebetulnya kami sudah mulai ingin membiasakannya sejak sekarang. Masalahnya, kami memang belum memiliki kasur untuk kamar belakang. Hehe...
Karena satu dan lain hal, rencana membeli kasur jadi tertunda. Yang baru kami siapkan hanyalah set sprei nya.

Lalu beberapa waktu lalu, kami berencana mengadakan kegiatan buka bersama di rumah kami dengan teman kerja suami. Untuk itu, kami pun mengatur rumah supaya cukup luas untuk menerima tamu nanti. Sofa bed yang ada di ruang tamu, kami pindahkan dulu ke kamar belakang.

Kaysan ternyata senang karena bisa tidur-tiduran di kamarnya memakai sofa bed. Dia mengajak saya untuk mencoba tidur disana. Abinya lalu memberi ide untuk memasang seprei pada sofa bed tersebut. Dan aha! Itu semakin membuat Kaysan senang.

Saat akan tidur siang dia mau mencoba tidur disana. Tapi saat saya bertanya apakah ia mau tidur malam disana, ia menggelengkan kepala dengan beralasan

"Kan kata ummi untuk nanti 5 tahun. Sekarang kan belom. Jadi nanti lah aku tidur malem sendirian ya"

Saya mengapresiasi apa yang dikatakannya dan mudah-mudahan memang nanti saat waktunya, ia akan berani tidur terpisah dari kami. Memakai momen ulang tahun telah berhasil sebelumnya saat 4 tahun. Saat itu saya meminta ia melakukan beberapa hal sendiri, tak lagi dibantu kami orangtuanya. Dan ternyata berhasil. Maka kali ini pun saya harus percaya dan optimis, bahwa Kaysan nanti pada waktunya bisa dan berani untuk tidur sendiri di kamarnya. Dan tentu saja, sebelum semua itu, kami harus menyiapkan kasurnya. Semoga ada rezekinya ya Kei...
Aamiin.

Love, dienemon


Tidak ada komentar:

Posting Komentar