Sabtu, 14 Juli 2018

Tantangan Mendidik Anak Cerdas Finansial (8)

Hari ini Kaysan memaksa ingin ikut mengantar saya ke klinik. Saya sudah berencana untuk pergi sendiri saja dan menitipkan Kaysan di rumah neneknya. Saya khawatir akan repot jika saya membawanya ke klinik seorang diri karena kebetulan suami sedang bekerja.

Tapi ternyata Kaysan memaksa ikut. Akhirnya salah seorang kakak saya menawarkan diri untuk ikut serta agar bisa menemani saya menjaga Kaysan di klinik.

Di klinik Kaysan meminta izin membeli minuman yang disimpan di sebuah show case. Saya memberi uang sepuluh ribu dan memintanya untuk membelinya sendiri. Saya memberitahunya untuk membayar ke bagian apotek yang ada di dekat show case minuman dingin tersebut.

Dia dengan senang hati pergi menuju tempat minuman itu. Tapi lalu kakak saya menyusulnya.
Lalu kakak saya bercerita, tadi Kaysan bertanya pada ibu yang menjaga apotek.

"Ini harganya berapa?"

"Enam ribu"

"Hmm... Berarti ini uangnya pas (sambil memberikan uang sepuluh ribu yang ia bawa)"

"Engga donk de, kembalian uangnya"

Lalu ia menerima kembaliannya dan kembali duduk di ruang tunggu dokter.

Saya dan kakak membahas kejadian tadi dengan Kaysan. Memintanya untuk menghitung kembali. Memintanya menghitung 10 dikurangi 6. Ia pun menghitungnya dan menjawab bahwa hasilnya adalah 4. Lalu kami mencoba menjelaskan dan menyambungkannya dengan kejadian tadi saat ia membeli minuman. Kaysan pun tertawa sambil berkata "Oh iya bener mi... Ini juga uang kembaliannya dua ribu sama dua ribu"

"Iya, coba sekarang hitung dua ditambah dua berapa?"

"Empat. Berarti ini empat ribu. Bener ya mi kembaliannya. Yeay!!!"

Hehehe, alhamdulillah hari ini Kaysan belajar menghitung pembayaran transaksi. Ia juga belajar mandiri. Besok-besok kita coba lagi ya Kei...

Love,
dienemon

#HariKe8
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar