Kaysan sebetulnya memiliki sebuah celengan plastik berbentuk ayam di rumah. Ia cukup rajin mengisinya meski tak selalu diingatkan. Saat tantangan ini dimulai, saya seketika teringat akan celengan itu. Celengan itu ada di rumah sementara kami beberapa waktu terakhir masih tinggal di rumah orang tua saya.
Kondisi kesehatan saya memang sedang kurang baik. Sehingga kami lebih memilih untuk sementara tinggal di rumah orang tua saya.
Karena kondisi ini juga, jujur saya tak bisa menyiapkan pelaksanaan tantangan ini dengan baik. Saya hanya bisa mencoba menyisipkan nilai-nilai cerdas finansial ini dalam kegiatan sehari-hari yang terjadi. Tapi alhamdulilah, ternyata selalu ada jalan untuk mencoba menerapkan tantangan ini.
Saat kami tinggal di rumah orang tua saya, cukup sulit untuk mengontrol keinginan Kaysan untuk jajan. Disini banyak sekali penjual ini itu lewat di depan rumah. Warung pun banyak. Dan juga ada partner ini crime Kaysan yang semakin mendukung ia untuk bisa jajan setiap hari.
Dengan kondisi seperti ini, saya hanya berusaha melakukan apa yang saya bisa. Dan hari ini, kesempatan itu terjadi.
Ceritanya, Kaysan sudah punya langganan penjual eskrim cone disini. Bahkan ia sudah hafal jadwal kedatangan penjual es krim tersebut. Dan tadi, saat ia membeli es krim, datang juga penjual martabak mini dan penjual cireng. Kaysan ingin membeli ketiganya. Saya tentu tak mengizinkannya.
Saya mengingatkannya untuk tak berlebihan saat jajan. Jika besok terjadi lagi seperti itu (penjual makanan datang berbarengan), saya meminta ia untuk memilih. Alhamdulilah Kaysan bisa menahan diri dan setuju dengan apa yang saya katakan. Akhirnya hari ini ia hanya membeli es krim langganannya.
Oke, kita lihat besok ya, mudah-mudahan Kaysan menepati janjinya untuk tak jajan berlebihan.
Love,
dienemon
#Tantangan10Hari
#HariKe5
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#CerdasFinansial
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar