Batujajar
Rabu, 14 Maret 2018
Hari ini saya menjadwalkan Kaysan untuk suntik imunisasi dalam rangka ORI Difteri. Ya, kami tinggal di wilayah yang diharuskan untuk mengikuti program ORI. Seharusnya Kaysan ikut penyuntikan saat Posyandu tapi kebetulan saat itu Kaysan sedang demam sehingga saya memutuskan untuk menunda imunisasinya. Maka hari ini kami harus datang ke Puskesmas untuk ikut imunisasi susulan. Imunisasi ini memang cukup membuat tangan yang disuntik terasa pegal. Kaysan tidak menangis saat disuntik namun cukup rewel setelahnya dengan alasan tangannya sakit dan pegal.
Dalam kondisi seperti itu, tiba-tiba Kaysan ingin membaca Halo Balita menggunakan aplikasi Augmented Reality yang ada di ponsel saya. Beberapa waktu belakangan aplikasi ini tidak pernah dipakai karena sempat terjadi error. Namun kali ini ternyata sudah bisa digunakan secara normal. Dengan tangan yang menurut Kaysan sangat sakit dan pegal itu, ternyata dia bisa membaca banyak buku dengan memegang sendiri ponselnya sekaligus membuka-buka halaman bukunya sendiri. Aktifitas ini cukup mengalihkan rasa sakit pasca imunisasi. Alhamdulillah yaa.. Walau saya harus merelakan ponsel saya untuk terus digunakan.
Meski tidak terus menerus membaca dalam satu waktu, tapi total buku yang Kaysan baca hari ini cukup banyak. Ketika malam hari saya sedang membuatkan origami bentuk hati untuk digantung di pohon literasi, saya bertanya padanya buku apa saja yang ia baca hari ini. Bukan hanya menjawab, dia juga mengeluarkan kembali buku-buku yang sudah ia baca dari rak. Setelah diambil semua, dia berkata:
"Ini, mi... Ini semua yang tadi aku udah baca. Sok ummi tulis dulu bisi lupa judulnya..."
Karena terlalu banyak dan saya masih belum selesai membuat origami nya, saya pun akhirnya memfotonya terlebih dahulu. Kaysan menghitung jumlah buku yang sudah ia baca.
"Aku hitung dulu ya.... Ada sembilan mi, ummi berarti bikin love nya sembilan ya mi... Yeayyy, hari ini aku dapet banyak banget love nya"
Alhamdulillah, hari ini aktifitas membaca buku jadi sangat menolong. Kaysan tidak mengeluh saat membaca, tapi jika sedang ingat akan tangannya yang sakit, maka keluarlah lagi keluhan-keluhannya hehehe....
Oya, di malam hari setelah saya selesai membuat origami, Kaysan masih sempat membaca buku lagi. Kebetulan dia ingin menunggu abinya pulang kerja. Dia membaca (lagi) sendiri tentang ulat yang berubah menjadi kupu-kupu.
Love,
dienemon
#HariKe9
#Tantangan10Hari
#GameLevel5
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst
#PohonLiterasi


Tidak ada komentar:
Posting Komentar