Batujajar
Jumat, 2 Maret 2018
Tiba di hari kedua tantangan menstimulasi anak agar suka membaca. Karena apa-apa yang diperlukan untuk tantangan kali ini kebetulan sudah ada, maka tidak ada persiapan khusus yang saya lakukan. Oh ya, ada satu persiapan khusus sebetulnya, yaitu niat dan tekad agar saya hari ini juga bisa membaca buku. Hehe....
Tidak ada target muluk seperti harus bisa menyelesaikan satu buku dalam satu hari. Saya mencoba realistis saja. Saat ini, jika saya memegang buku, maka serta merta Kaysan juga akan meminta untuk dibacakan buku. Kalau sudah begitu, tentu saja saya yang harus mengalah.
Tadi sore, Kaysan cukup kooperatif dengan memberikan saya waktu untuk membaca. Ini semua karena faktor pohon literasi. Saya katakan, saya sedih karena belum berhasil mendapat "love" untuk digantung di pohon literasi. Kaysan pun membolehkan saya untuk membaca. Tak banyak yang saya baca, hanya satu bab saja dari buku yang saya pilih. Alhamdulillah. Itu adalah nikmat yang harus disyukuri. Selama ini saya berdalih pasti susah untuk bisa baca buku dengan tenang. Ternyata ketika ada niatan, Allah mudahkan jalannya.
Sementara Kaysan, meminta waktu membaca bukunya sesudah isya saja. Kali ini dia memilih buku Islam Agamaku, masih dari seri paket Ensiklopedi Bocah Muslim. Dia memilih halaman yang menceritakan tentang malaikat. Beberapa hari lalu dia meminta dibacakan ini dan dia mendapat ilmu baru, yaitu bahwa ada malaikat-malaikat yang Allah beri tugas khusus. Tadi dia minta dibacakan kembali. Tiba pada suatu kalimat, saya menyebut kata "kiamat". Dia bertanya apa itu hari kiamat. Akhirnya, saya menceritakan cukup panjang lebar tentang apa itu hari kiamat, yang akhirnya menyinggung juga soal surga dan neraka. Soal balasan amal perbuatan. Kaysan nampak menyimak dengan serius. Saya kaitkan lagi juga dengan tugas malaikat yang mencatat segala amal kita. Sepertinya bahasan tadi cukup menarik perhatiannya. Setelah itu ada satu dua hal kebaikan yang dia lakukan, yang menurut insting saya dipengaruhi oleh pembicaraan kami tadi. Alhamdulillah...
Selain itu, Kaysan juga membuka halaman yang memuat Asmaul Husna. Kebetulan note book saya sedang menyala, Kaysan pun meminta saya memutarkan video Asmaul Husna. Katanya dia mau menonton video sambil juga mengecek tulisan Asmaul Husna yang ada pada bukunya. Hehe.. Beberapa kali videonya diputar.
Karena sudah cukup malam, saya pun mengajak Kaysan untuk menggantungkan "love" di pohon literasi. Kemarin saya sudah membuat beberapa persediaan origami bentuk hati. Jadi tadi saya tinggal meminta Kaysan untuk memilih kemudian saya tuliskan judul buku yang telah saya dan dia baca. Saat sedang menulis, Kaysan bercerita bahwa tadi siang ketika saya sedang pergi ke sebuah kajian dan ia hanya berdua saja dengan abinya di rumah, dia membaca sendiri sebuah buku. Buku cerita yang memang dia sudah hafal jalan ceritanya. Jadi ketika dia berkata "aku baca sendiri" itu memang dia sudah "bisa" membacanya. Saya pun mengapresiasinya. Hari ini Kaysan mendapat dua "love" untuk digantung. Selain love, Kaysan juga (lagi-lagi) menyiapkan origami burung yang sudah dia buat. Hehe... Katanya selain mendapat "love", yang sudah membaca juga berhak mendapat origami burung. Baiklah....
Alhamdulillah, hari ini berjalan dengan lancar. Oya, satu saja yang kurang, Abi masih belum sempat untuk membaca sebuah buku. Mudah-mudahan besok bisa deh ya Abi...
Love,
dienemon
#HariKe2
#Tantangan10Hari
#GameLevel5
#MenstimulasiAnakSukaMembaca
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst
#PohonLiterasi




Tidak ada komentar:
Posting Komentar