Kamis, 01 Februari 2018

Tantangan Mengenali Gaya Belajar Anak (1)

Cimahi
Kamis, 1 Februari 2018


Kuliah Bunda Sayang IIP yang saya ikuti kini sudah menginjak ke level 4. Materi di level ini membahas gaya belajar anak. Apakah termasuk tipe pembelajar visual, audio, ataukah kinestetik? Sebelum mendapat materi ini, saya telah menangkap ciri-ciri pembelajar tipe audio yang cukup dominan pada Kaysan. Meski ada juga beberapa ciri pembelajar visual dan kinestetik pada dirinya. Tantangan untuk mengamati gaya belajar ini jadi sangat menantang karena saya harus peka terhadap ciri-ciri yang muncul dalam diri Kaysan. 

Tadi siang hingga sore, saya dan Kaysan menghadiri acara kumpul-kumpul/silaturahim/playdate/botram atau apapun itu namanya di Bukit Cipageran Indah. Hadir disana delapan pasang ibu dan anak. Berfoto ria sudah pasti jadi salah satu agenda. Kali ini para ibu yang sedang ingin berfoto bersama. Masalahnya, tak ada yang membawa tongsis. Lalu saya dan ibu-ibu yang lain pun mencari cara supaya kami bisa berfoto bersama. Terbersitlah ide meminta tolong pada salah satu anak. Kebetulan Kaysan yang paling tua usianya di antara yang lain. Meski tak yakin berhasil, kami pikir tak ada salahnya mencoba. Kaysan pun kebetulan mau ketika dimintai tolong. 

Saya yang tahu bagaimana kebiasaan Kaysan ketika mengambil foto, mengatakan sepertinya Kaysan belum bisa karena hasil foto masih sering blur. Tapi tadi akhirnya saya mencoba memberi arahan pada Kaysan. 

"Kaysan, ini nanti harus kelihatan semua ya ibu-ibunya. Kaysan tap dulu di tengah-tengah, biar fokus dulu kameranya. Jadi ngga goyang. Klo udah tap, baru Kaysan pencet yang tombol putihnya ya..."

Saya mengatakan kalimat yang kurang lebih sama sekali lagi supaya Kaysan ingat.

Kaysan mengambil foto pertama tapi lalu ia berkata "Wah hasilnya ngga bagus, soalnya ada cahaya matahari..." 

Saya memintanya mengambil foto kami lagi. 

Lalu dia berkata "Nah ini ada yang bagusnya..."

Saya pun penasaran segera mengecek hasil fotonya. Ternyata, hasilnya memang bagus, dalam artian tidak blur  seperti biasa ketika ia mengambil foto. 



Foto kedua

Dari kejadian tadi, saya menangkap lagi salah satu ciri pembelajar audio pada diri Kaysan. Dengan arahan berupa kata-kata tanpa dicontohkan langsung, Kaysan bisa melakukan apa yang saya minta.

Semoga saya bisa semakin peka di kemudian hari untuk mengenali gaya belajar Kaysan karena mengetahui kecenderungan gaya belajar anak akan sangat bermanfaat dalam memaksimalkan potensi kecerdasan yang dimilikinya. 

Love,
dienemon

#HariKe1
#Tantangan10Hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIIP



Tidak ada komentar:

Posting Komentar