Rabu, 14 November 2018

Keluarga Multimedia (3)

Sejujurnya, sebelum ada tugas dari Kelas BunSay ini saya tidak banyak memasang apikasi di ponsel saya. Hanya sedikit sekali aplikasi yang terpasang, itupun beberapa diantaranya sangat jarang saya buka. Termasuk aplikasi yang kali ini akan saya ulas, yaitu aplikasi Cookpad

Saya memang sering mencari resep saat hendak memasak, tapi biasanya saya hanya akan langsung mengetikkan resep yang saya cari di mesin pencari. Tentu saja yang akan muncul pertama kali adalah resep-resep yang telah tersimpan di Cookpad. Lalu biasanya saya akan melakukan "capture" terhadap resep yang sudah saya pilih.

Saya sebetulnya sudah mengetahui jika Cookpad sudah ada dalam bentuk aplikasi namun saya merasa belum perlu memasangnya. Semata karena saya masih bisa mengaksesnya tanpa memasang aplikasiya di ponsel. Sejak tugas level 12 diumumkan, Cookpad adalah aplikasi pertama yang saya pasang di ponsel. Karena jelas saya sebetulnya sering membutuhkan aplikasi ini.

Segera setelah memasangnya, saya membuat akun dalam aplikasi Cookpad ini. Saya memakai nama akun "dienemon". Nama yang juga saya pakai untuk nama akun Instagram. 

Setelah sedikit mempelajarinya, saya pun tertawa, menertawakan diri sendiri yang sering repot menyimpan file foto resep yang saya buka melalui website. Mengapa? Karena tentu saja dengan memasang aplikasinya semua menjadi lebih mudah.

Ada menu "Home" yang akan memunculkan resep-resep yang baru saja diunggah serta ada fitur pencarian. Kita tinggal memasukkan kata kunci berdasarkan judul masakan atau berdasarkan akun pengguna Cookpad yang lain (karena ada beberapa akun pengguna Cookpad yang sudah populer atau akun teman yang kita kenal). Setelah itu muncullah hasil pencarian kita disana. Kita tinggal pilih yang sesuai keinginan. Dan untuk memudahkan pencarian, jika telah menemukan resep yang cocok, kita bisa mengklik opsi simpan. Tak ada lagi kisah galeri foto penuh oleh hasil foto resep yang ditangkap. Hehe...

Ada juga menu "Cookmark". Menu ini berisi daftar menu yang telah kita pilih untuk kita simpan tadi. Sehingga kita bisa melihat kembali resep yang telah kita pilih itu kapan saja saat dibutuhkan. 

Setelahnya ada menu dengan simbol tanda (+). Menu ini kita gunakan untuk memuat resep yang akan kita masukkan. Saya belum sempat mencoba karena keterbatasan akses internet. Tapi saya bisa ulas disini, langkah pertama kita bisa mengunggah foto hasil memasak kita. Lalu isi kolom judul resep, kolom bahan-bahan, serta langkah-langkah memasaknya. Selesai. Resep kita pun sudah bisa tampil. 

Selain itu ada fitur percakapan, ini digunakan jika kita ingin bertanya pada penulis resep atau jika ingin mengajak teman kita untuk memakai Cookpad. 

Menu selanjutnya ada menu "Profil" akun kita. Kita bisa memasukkan foto kita, nama akun, domisili. Seperti halnya Instagram, akan ada data berapa banyak pengikut yang mengikuti akun kita serta berapa akun yang kita ikuti. 
ada menu aktivitas (untuk melihat siapa saja yang berinteraksi dengan resep kita) dan menu recook (untuk melihat siapa saja yang telah me-recook resep kita). Di ujung kanan atas akun kita, ada fitur pencarian (mencari resep kita), fitur statistik (siapa yang menyukai, menyimpan resep kita, mencetak resep kita, dan me-recook resep kita), fitur kotak masuk (jika ada yang bertanya), serta fitur membagi alamat akun kita yang bisa langsung kita bagi melalui WhatsApp, Instagram, Facebook, SMS, e-mail, dan lain-lain.

Sejauh ini, saya baru mencoba untuk me-recook dua resep, yaitu resep puding busa Nutrisari serta resep vanilla basic cookies. Saya telah mengirimkan foto hasil recook kepada pemilik akun yang resepnya saya ikuti. Dan sepertinya saya sekarang mulai tertarik untuk menggunakannya lebih sering lagi. Semoga saja jadi memotivasi saya untuk lebih sering memasak di rumah. Hehe...

Sekian ulasan yang bisa saya sampaikan. Semoga bermanfaat.

#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayang
#Level12
#KeluargaMultimedia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar