Rabu, 06 Desember 2017

Tantangan Melatih Kemandirian (8)

Batujajar
Kamis, 7 Desember 2017

Tak terasa tantangan game level dua kuliah bunsay sudah sampai hari ke-8. Setelah di sepekan kemarin  fokus di melatih Kaysan dalam bab makan sendiri, di hari ke delapan sebenarnya ummi masih bingung bab apa lagi yang sekiranya lebih prioritas untuk dilatihkan setelah makan sendiri. 

Teringat materi bahwa anak usia 3-5 tahun itu sedang menunjukkan inisiatif besar untuk melakukan kegiatan berdasarkan keinginannya, seperti meniru perilaku orang dewasa dan ingin melakukan semua kegiatan yang dilakukan oleh orang dewasa di sekitarnya, maka ummi memilih untuk fokus dalam bab ini. Sebenarnya, ini sih ummi yang berlatih. Berlatih untuk mulai percaya pada Kaysan dan berlatih kesabaran dalam prosesnya. Hehe...

Kemarin, malam hari, Kaysan merengek meminta ummi membuatkan kue manis untuknya. Sudah dinego agar meminta abi membawa oleh-oleh saja sepulang kerja, Kaysan tidak mau. Inginnya kue buatan ummi. Demi tidak mendengar lagi rengekannya, eh, demi mulai berlatih melatih kemandirian Kaysan dan kesabaran ummi, akhirnya ummi mengiyakan. 

Ummi meminta Kaysan untuk ikut membantu menyiapkan bahan-bahan kue. Ia sudah terbiasa bertanya, apa saja bahan yang diperlukan dan juga bertanya "Udah googling resepnya belum mi?" Hahaha...

Ia membantu saya membawakan tepung terigu, membawakan gunting, membawakan mentega, mengeluarkan timbangan dari kardus, membawakan tepung maizena dari tempatnya,  membawakan tisu, serta membawakan telur. Saat semua bahan sudah dimasukkan ke dalam wadah dan siap dikocok menggunakan mixer, dia yang membantu membawa wadahnya ke ruang tamu (berhubung stop kontak di dapur tak bisa dipakai). Ummi deg-degan sebenarnya, tapi berlatih memberi Kaysan kepercayaan. Alhamdulillah wadahnya bisa sampai dengan selamat 😂

Tibalah saat mencetak kue. Ummi yg mencetak dan ummi memberi Kaysan tugas untuk memberi topping keju parut yang sudah ummi siapkan. Ummi yang merupakan orang tipe visual, sangat diuji ketika Kaysan menaruh kejunya berantakan hahaha... Lagi-lagi, ummi berlatih. Sambi terus memberi contoh, ummi membiarkan Kaysan melakukan tugasnya. 

Alhamdulillah akhirnya kue selesai dicetak dan masuk oven. Melihat wadah-wadah dan peralatan yang digunakan untuk membuat kue berserakan di lantai, Kaysan ternyata berinisiatif membereskannya.

"Ummi, ini udah selesai dipake semuanya?"

"Iya udah, tinggal dibakar di oven kan kuenya. Kenapa?"

"Yaudah aku beresin ya mi, aku simpen ke tempat cuci piring"



Wah..... Alhamdulillah. Ummi bahagia, sesi pelajaran hari ini berujung manis hehe...

Setelah kue matang, Kaysan senang sekali. Lalu tanpa diminta, dia berkata 



"Terima kasih ummi cantik sudah membuatkan kue untukku"

Ah, sepertinya malam ini ummi akan tidur nyenyak sekali hahaha...

Love,
dienemon

#HariKedelapan
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar