Senin, 4 Desember 2017
Hari Minggu kemarin, saya mengikuti acara yang dijadwalkan dimulai pada pukul 09.00 dan berakhir pada pukul 16.00. Beberapa hari sebelumnya, saya memberitahu Kaysan mengenai acara ini. Acara ini sebenarnya memperbolehkan saya untuk membawa anak tapi saya merasa durasinya terlalu lama untuk Kaysan ikut. Apalagi bentuk acaranya sebenarnya pelatihan yang menuntut saya untuk lebih fokus. Maka, setelah mengadakan dialog khusus dengan Kaysan, hehe, dicapailah kesepakatan bahwa Kaysan akan dititip saja di rumah neneknya.
Sebagai hadiah karena dia sudah setuju untuk ditinggal, maka saya dan suami mengatur jadwal agar di pagi hari kami sempat mengunjungi pasar kaget Minggu. Itupun juga dengan perjanjian di awal. Bahwa Kaysan hanya boleh memilih satu permainan saja dan membeli satu jenis makanan saja. Kenapa? Karena saya harus memastikan waktunya cukup untuk saya menghadiri acara tepat waktu.
Alhamdulillah semua berjalan sesuai rencana. Pagi hari kami sempat mengunjungi satu pasar kaget. Pulang ke rumah nenek, kami masih sempat beristirahat sebelum akhirnya saya bersiap untuk pergi diantar oleh suami. Suami sebenarnya juga harus masuk kerja lembur tapi masuknya siang hari yaitu pukul 12.00. Jadi setelah suami mengantar saya, ia masih bisa membersamai Kaysan.
Menurut suami, Kaysan menuruti apa yang saya anjurkan. Yaitu pergi ke tukang cukur untuk memotong rambutnya sekalian memotong rambut suami. Setelah itu mandi. Tapi, saat makan siang, suami menyuapi dia 🤣
Dalam kondisi seperti ini saya juga jadi agak sulit memaksa suami. Karena mungkin dia juga melihat situasi dan kondisi di rumah ibu saya. Kaysan mungkin akan lebih memilih menolak makan daripada harus susah-susah makan sendiri. Baiklah, ini mungkin harus jadi evaluasi ke depannya. Mengatur strategi agar dimanapun berada, Kaysan tetap mau berusaha menjadi mandiri.
Sore hari saat saya baru saja pulang, Kaysan meminta untuk dibelikan baso. Dia meminta uang dan pergi sendiri ke tukang baso keliling yang berjarak sekitar 7 meter saja dari rumah nenek. Dia pun makan sendiri basonya, tapi saya tidak sempat mengabadikannya karena saya juga sibuk makan baso. Hehehe...
Pun ketika malam hari dia memakan keripik singkong, Kaysan mengambil sendiri piring kecil yang akan digunakannya. Alhamdulillah, meski di siang hari ada latihan yang terlewat, di sore dan malam hari Kaysan mau berlatih lagi.
Love,
dienemon
#HariKelima
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

Tidak ada komentar:
Posting Komentar