Acara berlangsung cukup lama dan tidak ada tanda-tanda Kaysan bosan berada di pojok anak. Dia baru menghampiri kami kembali setelah acara memang menjelang selesai.
Ketika bertemu dengan saya, dia dengan sangat antusias menceritakan kegiatannya tadi di pojok anak. Katanya ada kegiatan mendongeng, menggambar, mewarnai, dan lain-lain.
Lalu dengan bersemangat dia bertanya pada saya
"Ummi, tadi aku disana mewarnai dan bikin origami. Ummi mau liat ngga hasilnya?"
Saya pun menjawab bahwa tentu saja saya ingin melihatnya.
Dan inilah hasil karya Kaysan di pojok anak:
Wah, ternyata cukup banyak yang ia hasilkan disana. Dan ada satu hal yang menarik perhatian saya, yaitu ada tulisan KASAN disana. Saya yakin itu maksudnya menulis nama KAYSAN.
Saya pun bertanya siapa yang mencontohkan ia untuk menuliskan namanya disana. Dan ternyata jawabannya adalah tidak ada yang mencontohkan. Lalu bagaimana cara Kaysan tahu cara menulis namanya ya karena Kaysan sebenarnya belum bisa membaca dan menulis.
Kaysan menjawab, dia masih ingat bagaimana cara menulis namanya saat ia dan saya membuat prakarya beberapa hari lalu, yaitu pada tantangan hari kedua.
Wah, alhamdulillah. Ternyata Kaysan bisa mengingat dengan cukup baik walau kurang satu huruf. Bagi saya itu sudah luar biasa karena ini pertama kalinya ia menuliskan namanya sendiri tanpa diberitahu/dicontohkan.
Mengasah kreativitas itu ternyata memang memberi dampak positif yaa...
Love,
dienemon
#Tantangan10Hari
#HariKe4
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#ThinkCreative



Tidak ada komentar:
Posting Komentar